A. Pendapatan Usaha
Kecenderungan peningkatan pendapatan terutama dari Sektor Rekreasi dan Resor, dan Penjualan Properti yang terjadi sejak tahun 2001 bisa dirasakan pula pada tahun 2007. Pada tahun ini Perseroan membukukan penjualan dan pendapatan sebesar Rp763,086 miliar, meningkat 15% bila dibandingkan pada tahun 2006 yang mencapai Rp664,969 miliar. Salah satu pemicu kenaikan pendapatan adalah peningkatan jumlah pengunjung Ancol yang pada tahun 2007 mencapai angka 13,4 juta, meningkat 1 juta pengunjung dibanding tahun 2006.
Berdasarkan segmen usaha, pada tahun 2007 sektor rekreasi atau pariwisata tetap menjadi penyumbang terbesar penjualan dan pendapatan, yakni sebesar Rp477,275 miliar. Sumbangan terbesar diperoleh dari tiket wahana wisata yakni Rp267,806 miliar pada tahun 2007, meningkat dibandingkan tahun 2006 yang menbukukan pendapatan hanya Rp217,583 miliar. Tiket masuk di pintu gerbang tahun 2007 mencatat penjualan sebesar Rp130,608 miliar, sementara pendapatan di tahun 2006 sebesar Rp121,961 miliar.
Segmen Real Estate pada tahun 2007 mencatat angka penjualan dan pendapatan sebesar Rp265,560 miliar, lebih tinggi dibanding tahun 2006 sebesar Rp237,149 miliar.
Sementara itu segmen Perdagangan dan Jasa pada tahun 2007 menyumbang penjualan dan pendapatan sebesar Rp26,686 miliar. Sedangkan pada tahun 2006 segmen ini menyumbang angka penjualan dan pendapatan sebesar Rp19,641 miliar.
B. Laba Usaha
Dari pencapaian angka penjualan sebesar Rp763,867 miliar, perusahaan berhasil mencatat laba usaha/operasional sebesar Rp180,962 miliar. Laba operasional ini lebih tinggi dari pada tahun 2006 yang sebesar Rp166,286 miliar.
C. Laba Bersih
Laba bersih yang dibukukan pada tahun 2007 sebesar Rp140,867 miliar dibanding Rp126,213 miliar pada tahun 2006. Laba per saham naik dari Rp79,- (2006) menjadi Rp88,- (2007).
D. Imbalan Kepada Pemegang Saham (Return on Equity/ROE)
ROE adalah ukuran untuk melihat kemampuan perusahaan dalam memberikan imbalan investasi kepada pemegang saham keseluruhan. Imbalan ini dihitung dengan cara: laba setelah pajak dibanding modal sendiri x 100%. ROE tahun 2007 tercatat sebesar 17,31% dibanding ROE tahun 2006 sebesar 17,45%.
E. Imbalan Investasi (Return on Investment/ROI)
ROI adalah imbalan investasi yang diberikan perusahaan kepada para investor. ROI dihitung dengan cara: (laba bersih + penyusutan: total aktiva - pendapatan) x 100%. ROI tahun 2007 tercatat sebesar 11,03% dibanding ROI tahun 2006 sebesar 13,23%.
F. Ratio Lancar (Current Ratio/CR)
CR adalah kemampuan perusahaan untuk membayar utang lancar dengan aktiva yang bisa dikonversikan dalam bentuk tunai dalam jangka pendek. CR dihitung dari dengan cara: (aktiva lancar : hutang lancar). Ratio lancar tahun 2007 sebesar 2,65 X dibandingkan Ratio Lancar tahun 2006 sebesar 2,38 X.