Pasar Seni
Tafsiran Berbeda Jez O'hara Tentang Indonesia
Selasa, 1 November 2011

Setiap foto memiliki tafsiran berbeda oleh orang-orang yang melihatnya. Interpretasi beragam dari orang-orang itulah yang diharapkan dari sebuah foto yang dihasilkan oleh fotografer karena seni tidak perlu dimengerti, tetapi dirasakan saja.

Begitulah yang diungkapkan oleh Jay Subyakto. Foto-foto yang dihasilkan di buku "Indonesia A Surprise" sekaligus pameran foto di North Art Space memang memiliki interpretasi yang berbeda oleh pengunjung yang melihatnya. Dalam proses untuk mendapatkan foto yang terbaik pun terdapat opini yang berbeda.

Pendapat berbeda dikemukakan oleh Jez O'Hare “Menurut saya, alam di Papua masih 90% tak tersentuh manusia dan kelihatan masih sedikit alam yang rusak. Freeport sendiri terdapat pada wilayah yang kecil di Papua bila dibandingkan perusahaan kelapa sawit yang membabat hutan di Papua. Lagipula, sekarang ada cara murah jika mau ke Papua seperti menaiki kapal feri dari Flores menuju Papua.“ ujar Jez O’Hara salah satu fotografer keturunan Irlandia yang telah menjadi Warga Negara Indonesia dan menggeluti fotografi sejak tahun 80-an pada Sabtu 22/10/2011) di Jakarta.

Jez O’Hare merupakan salah satu fotografer di buku Indonesia A Surprise. Foto yang dibuatnya sebagian besar dari tahun 1995 hingga 2010. Ia mengambil foto dari udara dengan pesawat pribadinya seperti helikopter atau jenis pesawat micro light lainnya.

Ia mengungkapkan awal mula menggeluti dunia fotografi karena mendengar adanya orang-orang di Papua yang masih tradisional sekali dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian menanggapi alasan ia tertarik fotografi walaupun ia merupakan lulusan kuliah desain dan ilustrasi adalah,

“Kemudian saya pun ke sana dan mendapatkan beberapa foto menarik yang kemudian menghantarkan saya bekerja di salah satu perusahaan film di Jakarta hingga sejak tahun 80-an," tambahnya.
 

 

Share on Facebook 
Copyright 2008 - 2012 Taman Impian Jaya Ancol