PEMANASAN global dan kerusakan lingkungan yang telah menjadi isu global disebabkan dan diperparah oleh aktivitas manusia. Jika tidak ada perubahan pada perilaku dan cara berpikir manusia, kerusakan akan bertambah parah dan bukan tidak mungkin bumi ini suatu saat menjadi tidak layak untuk dihuni lagi.
Perubahan cara berpikir dan berperilaku itu sejatinya melibatkan semua stake holder, termasuk kaum muda karena mereka bisa menjadi korban sekaligus penyelamat dari bencana lingkungan di masa depan.
Berangkat dari kesadaran itu, PT Pembangun Jaya Ancol, Tbk bekerja bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati), dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta meluncurkan program Teens Go Green (TGG) pada Desember 2007. TGG merupakan klub pelajar SMA dan SMK di Jakarta yang melakukan pengembangan minat, pengetahuan, dan melakukan aksi cinta lingkungan yang kreatif, inovatif dan aplikatif.
“Remajanya berasal dari kalangan siswa SMA dan SMK se-DKI Jakarta. Tiap sekolah diwakili tiga siswa dan merekalah yang akan mengajak para remaja untuk beraksi bersama,” kata Andi Asterry, Kabag Lingkungan & Pendidikan, Comunity Development PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Jumat, (14/11).
Menurut Asterry, peserta TGG tak hanya dibekali pelatihan dan workshop mengenai lingkungan dan ekosistem, mereka juga juga ikut terlibat dalam aksi kampanye cinta lingkungan. Sejumlah aksi dan kampanye yang pernah dilakukan, katanya, antara lain Kompetisi Ajang Kreasi 2008, kampanye public, kampanye Jakarta Bebas Styrofoam di Urbanfest 2009, dan Kompetisi Ajang Kreasi 2009 antar sekolah SMA & SMK di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang yang sekarang sedang berlangsung.
Asterry menjelaskan, pendaftaran lomba Ajang Kreasi 2009 dibuka sejak 25 Oktober hingga 1 Desember mendatang, yang mencakup lomba postcard, majalah dinding, kreasi daur ulang, dan foto cerita. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada Ajang Kreasi Teens Go Green pada 13 Desember 2009 di kawasan wisata Ancol dan diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.