GAWAT! Magneto mencuri serum yang dapat mengubah manusia menjadi mutan. Magneto hanya mau menyerahkan serum yang dirancang sebagai senjata biologis pemerintah USA itu, jika Storm sendiri yang mengambilnya. “Jangan Storm, ini terlalu bahaya! Ini jebakan!” ujar Wolverine memperingatkan Storm, wanita superhero itu.
Ya. Itu tadi merupakan salah satu cuplikan adegan dalam pertunjukan X-Men Live Action Show di Hall Rama Shinta, Dunia Fantasi, Ancol. Sebuah live action show yang mengobati kerinduan penggemar kartun Marvel, khususnya X-Men. Berbeda dengan pertunjukan-pertunjukan di Dufan (Dunia Fantasi) sebelumnya. X-Men Live Show ini menyuguhkan kejutan-kejutan interaktif bagi penonton.
Sebelum pertunjukan dimulai, penonton akan disambut dengan robot-robot berwarna perak yang akan memberitahukan bangku kosong di Hall Rama Shinta tersebut. Setelah semua bangku terisi, robot-robot itu pun digantikan oleh Prof Xavier yang sedang mengetik. Tak lama kemudian, telepon pun berdering dan muncul ilmuwan “penjaga” serum. Ilmuwan itu sedang melaporkan kondisi serum yang relatif aman.
Namun, kesenangan ilmuwan dan Prof Xavier tak berlangsung lama, sebab tokoh jahat dalam cerita ini, Magneto datang dan mengambil serum itu. Nah, kejutan-kejutan dimulai dari sini. Tiba-tiba ada dua orang ninja berpakaian hitam terjun dari langit-langit menggunakan seutas tali. Saat itu penonton pun bersorak dan bertepuk tangan.
Lalu muncullah Storm dan Wolverine untuk merebut serum itu dari tangan Magneto. Pertempuran pun tak terhindarkan. Sayangnya, Wolverine tertangkap oleh para ninja. Untunglah, pada waktu yang tepat, Cyclops datang dan membebaskan Wolverine dari borgol dengan menggunakan sinar laser dari matanya.
Kejutan kedua pun dimulai. Penonton berteriak kencang sambil mengelus dada, saat Cyclops meledakkan drum berisi bahan kimia dengan sinar lasernya. “Dar!! Dar!!! Dar!!!”
Cyclops juga memberi hukuman pada salah satu ninja usil. Alhasil, pantat ninja usil itu terbakar. Panik karena pantatnya terbakar, ninja tersebut menceburkan diri ke sumur. Di sinilah kejutan ketiga terjadi. Saat ninja tercebur dan badannya menyentuh permukaan air sumur, ada satu efek yang tak pernah disangka penonton. Ternyata, ada efek muncratan air kea rah penonton. Akibatnya, deretan penonton yang berada tepat di depan sumur itu harus rela berbasah-basah.
Kejutan keempat, terjadi pada saat Storm menunjukkan kekuatannya. Efek yang digarap sejak 9 Agustus 2009 ini mampu menggambarkan kekuatan seluruh Storm dalam menciptakan badai, yaitu petir, salju, dan angin. Efek yang paling dramatis adalah salju. Penonton di Indonesia yang tidak pernah merasakan kelembutan salju, tak mau melewatkan kesempatan ini. Mereka berebut meraih butiran salju yang diciptakan dari busa sabun itu.
Tentu saja pertunjukan ini mendapat sambutan meriah dari penonton, terutama anak-anak. “Seru. Tadi aku kaget, soalnya ada ledakannya. Tapi sayang, kok Storm-nya banci,” tutur Dimas (8) usai pertunjukan.
General Manager Taman Impian Jaya Ancol (TIJA), YJ Harwanto, mengatakan pertunjukan ini merupakan hasil kerjasama dengan Mirage Entertainment Inc selaku rumah produksi di bawah lisensi Marvel, California. “Show stuntment profesional di Indonesia ini merupakan yang pertama di dunia,” ujarnya ketika ditemui di Kebun Pembibitan TIJA, Jakarta, Minggu (20/9).
Menurut dia, X-Men Live Action Show ini hadir 19 September-11 Oktober 2009 dengan jadwal pertunjukan pukul 13.30-14.00, 15.00-15.30, 16.30-17.00, dan 18.00-18.30 setiap harinya. (BOB)