Blog
Arapaima: Ciri, Habitat, Makanan, dan Fakta Uniknya
Arapaima: Ciri, Habitat, Makanan, dan Fakta Uniknya
Arapaima dikenal sebagai salah satu ikan air tawar berukuran besar yang hidup di kawasan Amazon. Bentuk tubuhnya panjang, sisiknya besar, dan bagian ekornya memiliki warna kemerahan yang khas. Namun, daya tarik ikan ini bukan hanya terletak pada ukuran tubuhnya.
Arapaima mempunyai kemampuan mengambil oksigen langsung dari udara. Kemampuan tersebut membantunya bertahan di perairan dengan kadar oksigen rendah. Ikan ini akan bergerak menuju permukaan secara berkala, membuka mulutnya, lalu mengambil udara sebelum kembali berenang di dalam air.
Bagi Anda yang penasaran dengan bentuk tubuh dan perilakunya, arapaima dapat diamati secara langsung di Sea World Ancol. Pengunjung juga dapat menyaksikan feeding time pada jadwal tertentu sambil memperoleh pengalaman rekreasi yang edukatif bersama keluarga.
Apa Itu Arapaima?
Arapaima adalah kelompok ikan air tawar berukuran besar yang berasal dari Amerika Selatan, terutama kawasan lembah Sungai Amazon. Salah satu spesies yang paling dikenal adalah Arapaima gigas.
Ikan ini juga mempunyai beberapa nama lokal. Di Brasil, arapaima dikenal sebagai pirarucu, sedangkan masyarakat di Peru menyebutnya paiche. Nama pirarucu berkaitan dengan warna kemerahan yang terlihat pada sisik di sekitar bagian ekor.
Arapaima termasuk kelompok ikan bertulang lidah atau bonytongue. Ikan ini memiliki kepala yang lebar dan bertulang, tubuh panjang, mulut besar menghadap ke atas, serta sirip yang berada lebih dekat ke bagian belakang tubuh.
Ciri-Ciri Ikan Arapaima
Bentuk tubuh arapaima panjang dan relatif ramping. Tubuh tersebut membantu ikan bergerak melalui sungai, rawa, dan kawasan dataran banjir yang menjadi habitat alaminya.
Kepala arapaima terlihat lebar dengan mulut besar yang sedikit menghadap ke atas. Posisi tersebut memudahkannya mengambil udara dari permukaan sekaligus menangkap makanan yang berada di dekat bagian atas air.
Arapaima juga mempunyai sisik besar dan kuat. Warna tubuhnya umumnya gelap, sedangkan bagian mendekati ekor dapat menunjukkan corak merah atau jingga. Warna tersebut menjadi salah satu ciri yang mudah diamati ketika melihat ikan ini dari samping.
Ukuran setiap arapaima dapat berbeda berdasarkan spesies, usia, kondisi habitat, dan ketersediaan makanan. Individu sepanjang sekitar 2,2–2,4 meter dengan bobot kurang lebih 90 kilogram lebih umum dijumpai dibandingkan ukuran ekstrem. Beberapa catatan menyebutkan arapaima dapat mencapai sekitar 3 meter dan berat hingga 200 kilogram.
Arapaima Hidup di Mana?
Habitat asli arapaima berada di perairan tawar Amerika Selatan. Ikan ini banyak ditemukan di sungai berarus lambat, danau, rawa, serta dataran banjir di kawasan lembah Amazon.
Ketika musim hujan meningkatkan permukaan air, arapaima dapat bergerak menuju kawasan hutan yang tergenang. Saat air kembali surut, ikan berpindah menuju danau atau perairan yang lebih dalam.
Perairan Amazon tidak selalu memiliki kadar oksigen tinggi. Daun, ranting, dan tumbuhan lain yang membusuk di dalam air dapat mengurangi jumlah oksigen terlarut. Kondisi tersebut sulit bagi banyak ikan, tetapi arapaima mampu beradaptasi karena dapat mengambil oksigen dari udara.
Bagaimana Cara Arapaima Bernapas?
Arapaima masih mempunyai insang, tetapi organ tersebut tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan oksigennya. Ikan ini menggunakan kantung renang termodifikasi yang mempunyai fungsi menyerupai paru-paru.
Karena termasuk obligate air breather atau ikan yang wajib mengambil udara, arapaima harus naik ke permukaan secara berkala. Saat mengambil udara, ikan membuka mulut dan menghasilkan suara tarikan yang cukup jelas. Setelah itu, arapaima dapat kembali berada di dalam air selama beberapa menit.
Kemampuan tersebut memberikan keuntungan ketika arapaima berada di perairan minim oksigen. Namun, bukan berarti ikan ini dapat hidup secara normal di darat. Arapaima tetap merupakan hewan air yang membutuhkan habitat perairan untuk bergerak, mencari makanan, dan berkembang biak.
Apa Makanan Ikan Arapaima?
Arapaima merupakan predator yang makanan utamanya berupa ikan. Ikan ini tidak selalu mengejar mangsa dalam jarak jauh. Arapaima dapat menunggu mangsa mendekat, kemudian membuka mulutnya dengan cepat.
Gerakan tersebut menciptakan tekanan seperti vakum yang menyedot makanan ke dalam mulut. Strategi makan ini membuat arapaima mampu menangkap ikan dan organisme lain yang berada di dekatnya.
Selain ikan, arapaima dapat memakan serangga, krustasea, buah, biji, burung, serta mamalia kecil yang berada di dekat permukaan air. Jenis makanannya dipengaruhi ukuran, usia, habitat, dan ketersediaan makanan.
Apakah Arapaima Berbahaya bagi Manusia?
Ukuran tubuh, mulut besar, dan gerakan kuat membuat arapaima terlihat mengintimidasi. Namun, manusia bukan makanan alami ikan ini. FishBase mengategorikan Arapaima gigas sebagai tidak berbahaya bagi manusia dalam kondisi normal.
Meskipun demikian, arapaima tetap merupakan satwa besar yang perlu ditangani tenaga profesional. Ikan dapat melakukan gerakan tiba-tiba, terutama ketika merasa terganggu atau terkejut.
Ketika melihatnya di akuarium, pengunjung tidak boleh mengetuk kaca, memasukkan tangan ke dalam air, atau memberi makanan tanpa arahan petugas. Pengamatan dari jarak yang telah ditentukan memberikan pengalaman yang lebih aman sekaligus tidak mengganggu satwa.
Bagaimana Arapaima Berkembang Biak?
Arapaima berkembang biak dengan bertelur. Induk membuat sarang berupa cekungan pada dasar perairan berpasir. Telur diletakkan di dalam sarang tersebut dan dijaga hingga menetas.
Induk jantan berperan melindungi anak-anaknya. Dalam kondisi tertentu, ikan jantan dapat mengarahkan atau memindahkan anak ketika terdapat ancaman. Siklus reproduksi arapaima berkaitan dengan perubahan musim dan tinggi permukaan air di habitat Amazon.
Fakta Unik Arapaima
Selain memiliki ukuran tubuh besar, berikut beberapa fakta menarik tentang arapaima:
- Arapaima merupakan ikan air tawar, bukan ikan laut.
- Ikan ini wajib naik ke permukaan untuk mengambil udara.
- Mulutnya dapat menciptakan daya isap untuk menangkap makanan.
- Arapaima dikenal dengan nama pirarucu di Brasil dan paiche di Peru.
- Sisiknya berukuran besar dan membantu melindungi tubuh.
- Induk arapaima menjaga telur serta anak-anaknya.
- Ikan ini dapat bertahan di perairan dengan kadar oksigen rendah.
- Populasi arapaima menghadapi tekanan akibat penangkapan berlebihan dan kerusakan habitat. Perdagangan internasional Arapaima gigas juga dipantau melalui CITES Appendix II.
Lihat Arapaima dari Dekat di Sea World Ancol
Ukuran tubuh arapaima akan terasa lebih mengesankan ketika dilihat secara langsung. Di Sea World Ancol, pengunjung dapat memperhatikan bentuk kepala, mulut, sisik, warna ekor, serta cara ikan ini berenang.
Cobalah mengamati kebiasaannya bergerak menuju permukaan untuk mengambil udara. Perilaku tersebut menjadi pembeda utama arapaima dibandingkan banyak jenis ikan lain yang lebih mengandalkan insang.
Kunjungan ke Sea World Ancol juga dapat menjadi kegiatan edukatif untuk anak. Orang tua dapat mengajak anak membandingkan ukuran arapaima dengan ikan lain serta membahas habitat, makanan, dan cara bernapasnya.
Jadwal Feeding Time Arapaima Sea World Ancol
Berikut jadwal feeding time with divers untuk arapaima:
Weekday, Senin–Jumat:
Pukul 13.00 WIB
Weekend, Sabtu, Minggu, dan pekan liburan:
Pukul 13.00 WIB
Datanglah sebelum kegiatan dimulai agar Anda memperoleh posisi yang nyaman. Selama feeding time, pengunjung dapat melihat cara arapaima merespons makanan dan memperhatikan gerakan mulutnya ketika menangkap makanan.
Jadwal dapat berubah karena kebutuhan operasional. Periksa kembali informasi terbaru melalui kanal resmi Ancol sebelum berkunjung.
Tips Mengamati Arapaima di Akuarium
Perhatikan gerakan arapaima ketika mendekati permukaan. Dengarkan suara yang muncul saat ikan mengambil udara, lalu amati bagaimana ikan kembali menyelam.
Hindari mengetuk kaca karena suara dan getaran dapat mengganggu satwa. Gunakan kamera sesuai ketentuan yang berlaku dan jangan menggunakan lampu kilat apabila tidak diperbolehkan.
Ajak anak mendengarkan penjelasan petugas selama sesi edukasi atau feeding. Cara ini membantu mengubah kunjungan rekreasi menjadi pengalaman belajar yang lebih menarik.
Kenali Arapaima di Sea World Ancol
Arapaima bukan hanya menarik karena ukurannya yang besar. Ikan asal Amazon ini memiliki kemampuan mengambil oksigen dari udara, sisik kuat, cara makan seperti vakum, serta kebiasaan menjaga anak-anaknya.
Untuk mengenal arapaima lebih dekat, ajak keluarga mengamati ikan tersebut dan berbagai biota perairan lainnya di Sea World Ancol. Sea World Ancol menghadirkan pengalaman rekreasi sekaligus edukasi melalui koleksi akuarium dan kegiatan feeding bersama penyelam.
Susun kunjungan sesuai jadwal feeding pukul 13.00 WIB. Untuk memperoleh informasi tiket dan tanggal kunjungan langsung dari kanal resmi, beli tiket Sea World Ancol hanya di ancol.com.