Blog
Wisata Sejarah Jakarta Terbaru 2026: Mulai dari Ancol
Wisata Sejarah Jakarta Terbaru 2026: Mulai dari Ancol
Wisata sejarah terbaru di Jakarta bisa dimulai dari Ancol. Di pesisir utara ini berdiri Masjid Apung An-Nur, landmark terbaru Jakarta yang diresmikan pada 16 Oktober 2026, dan Klenteng Ancol yang disebut berdiri sejak sekitar 1650. Untuk sejarah kota dan kemerdekaan, Jakarta juga punya Kota Tua, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bahari, Monas, dan Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
Jakarta berawal dari pelabuhan Sunda Kelapa, berganti nama menjadi Jayakarta pada 1527, lalu menjadi Batavia di masa VOC sebelum akhirnya menjadi ibu kota Indonesia. Jejak setiap masa itu masih bisa dilihat di sepanjang pesisir utara, di gedung tua, dan di museum kota.
Panduan ini merangkum sembilan tempat wisata sejarah, dimulai dari yang terbaru di Ancol, lengkap dengan jam buka umum dan contoh rute sehari di Ancol.
Daftar Wisata Sejarah Terbaru di Jakarta
| Tempat |
Kawasan |
Masa sejarah |
Jam buka umum |
| Masjid Apung An-Nur Jakarta |
Ancol, pesisir utara |
Landmark terbaru, 2026 |
Subuh: masuk Ancol gratis 03.30–04.20 |
| Vihara Bahtera Bhakti (Klenteng Ancol) |
Ancol, pesisir utara |
Sekitar 1650 |
Di dalam kawasan Ancol |
| Kota Tua dan Museum Fatahillah |
Kota Tua |
Batavia, abad ke-18 |
Selasa–Minggu, 09.00–15.00 |
| Pelabuhan Sunda Kelapa |
Pesisir utara |
Pelabuhan sejak sebelum Batavia |
Area pelabuhan aktif |
| Museum Bahari dan Menara Syahbandar |
Pesisir utara |
Gudang VOC, abad ke-17 |
Selasa–Minggu (cek jadwal) |
| Pecinan Glodok dan Gereja Sion |
Kota |
Abad ke-17 |
Kawasan terbuka |
| Monas dan Museum Sejarah Nasional |
Gambir |
Perjuangan dan kemerdekaan |
Selasa–Minggu, Senin tutup |
| Museum Perumusan Naskah Proklamasi |
Menteng |
16–17 Agustus 1945 |
Selasa–Minggu, 08.00–16.00 |
| Tugu Proklamasi |
Menteng |
17 Agustus 1945 |
Taman terbuka |
Wisata Sejarah Terbaru di Ancol, Pesisir Utara
1. Masjid Apung An-Nur Jakarta, Ancol
Masjid Apung An-Nur Jakarta adalah landmark terbaru di pesisir utara Jakarta. Masjid seluas 2.241 m² ini dibangun di atas laut Pantai Ancol dan diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 16 Oktober 2026. Foto dan cerita peresmiannya bisa dibaca di artikel masjid apung ancol.
Rancangannya dibuat oleh arsitek Andra Matin dan terinspirasi dari siluet bahtera, dengan elemen badan, layar, dan tiang kapal (sumber: Ancol).
- Cocok untuk: memulai hari dengan salat Subuh dan melihat landmark baru di atas laut.
- Perhatikan: masjid berada di dalam kawasan Ancol Taman Impian. Untuk salat Subuh, masuk kawasan Ancol gratis pukul 03.30–04.20 WIB. Cek ketentuan masuk terbaru di ancol.com sebelum datang.
2. Vihara Bahtera Bhakti (Klenteng Ancol)
Masih di kawasan Ancol, Vihara Bahtera Bhakti dikenal warga sebagai Klenteng Ancol. Klenteng ini disebut berdiri sekitar tahun 1650 dengan nama Klenteng Da Bo Gong dan menjadi salah satu jejak tertua di pesisir Jakarta Utara.
Klenteng ini juga lekat dengan cerita Sampo Soei Soe, juru masak dalam rombongan Laksamana Cheng Ho yang menurut kisah setempat menetap di Ancol. Perpaduan budaya Tionghoa dan lokal membuat tempat ini menarik untuk wisata sejarah sekaligus religi.
- Cocok untuk: melihat jejak budaya Tionghoa di pesisir Jakarta.
- Perhatikan: klenteng masih dipakai beribadah. Hormati jemaah dan jangan membawa makanan yang mengandung babi ke area klenteng.
Wisata Sejarah di Kota Tua dan Pesisir Utara
3. Kota Tua dan Museum Fatahillah
Museum Sejarah Jakarta, yang lebih dikenal sebagai Museum Fatahillah, menempati bekas Balai Kota Batavia yang selesai dibangun pada 1710. Koleksinya menceritakan perjalanan Jakarta dari masa prasejarah hingga masa kolonial.
Di sekitar Taman Fatahillah juga ada Museum Wayang serta Museum Seni Rupa dan Keramik. Museum Fatahillah buka Selasa–Minggu pukul 09.00–15.00 WIB, tutup setiap Senin dan hari libur nasional. Tiket dewasa sekitar Rp5.000, tetapi cek harga terbaru sebelum datang.
4. Pelabuhan Sunda Kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal bakal Jakarta. Pada 22 Juni 1527, Fatahillah merebut pelabuhan ini dan menamainya Jayakarta. Tanggal itu kini diperingati sebagai hari jadi Jakarta.
Sampai sekarang, kapal pinisi dari kayu masih bersandar dan melakukan bongkar muat di dermaganya. Deretan kapal tradisional ini menjadi pemandangan yang jarang ditemui di kota besar.
5. Museum Bahari dan Menara Syahbandar
Museum Bahari menempati bekas gudang rempah VOC yang mulai dibangun pada 1652. Gedung ini diresmikan sebagai museum pada 1977 dan kini menampilkan perahu tradisional serta sejarah maritim Nusantara.
Tidak jauh dari museum berdiri Menara Syahbandar, yang dibangun pada 1839 untuk mengawasi kapal keluar masuk pelabuhan. Museum umumnya buka Selasa–Minggu dari pagi hingga sore. Cek jadwal terbaru sebelum berangkat.
6. Pecinan Glodok dan Gereja Sion
Kawasan Glodok berkembang sebagai permukiman Tionghoa sejak masa VOC. Di sini berdiri Vihara Dharma Bhakti dari 1650, klenteng tertua di Jakarta. Tidak jauh dari sana, Gereja Sion yang selesai dibangun pada 1695 menjadi gereja tertua yang masih berdiri di Jakarta.
Keduanya masih dipakai beribadah. Daftar tempat ibadah bersejarah lainnya ada di panduan wisata religi jakarta.
Wisata Sejarah Kemerdekaan di Jakarta Pusat
7. Monas dan Museum Sejarah Nasional
Monumen Nasional setinggi 132 meter dibangun mulai 1961 dan dibuka untuk umum pada 1975. Di bagian dasarnya ada Museum Sejarah Nasional dengan diorama perjalanan sejarah Indonesia.
Monas tutup setiap Senin. Pada awal 2026, tugu buka Selasa–Jumat pukul 08.00–18.00 WIB dan hingga 22.00 WIB pada akhir pekan. Tiket ke puncak sekitar Rp24.000 untuk dewasa, Rp13.000 untuk mahasiswa, dan Rp6.000 untuk anak, dibayar non-tunai dengan JakCard atau kartu Bank DKI.
8. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Museum di Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Menteng, ini dulunya rumah Laksamana Tadashi Maeda. Di rumah inilah naskah proklamasi dirumuskan pada malam 16 menuju 17 Agustus 1945.
Museum buka Selasa–Minggu pukul 08.00–16.00 WIB dan tutup setiap Senin serta hari libur nasional. Museum ini sempat direvitalisasi, jadi cek jam buka dan harga tiket terbaru.
9. Tugu Proklamasi
Taman Proklamasi di Jalan Proklamasi berdiri di bekas lokasi rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56. Di tempat inilah teks proklamasi dibacakan pada 17 Agustus 1945. Kini taman ini menampilkan patung Soekarno dan Mohammad Hatta.
Contoh Rute Wisata Sejarah di Ancol
Masjid Apung An-Nur dan Klenteng Ancol berada di kawasan yang sama, jadi rute ini cukup dijalani di dalam Ancol. Rute ditutup dengan senja di tepi laut, karena Pantai Ancol juga masuk daftar tempat sunset di jakarta.
| Waktu |
Tempat |
Catatan |
| Subuh |
Masjid Apung An-Nur |
Masuk kawasan Ancol gratis pukul 03.30–04.20 WIB |
| Pagi |
Pantai Ancol |
Jalan pagi di tepi laut setelah salat |
| Siang |
Vihara Bahtera Bhakti (Klenteng Ancol) |
Klenteng yang disebut berdiri sejak sekitar 1650 |
| Menjelang magrib |
Pantai Ancol |
Menikmati senja di tepi laut |
Tips Wisata Sejarah di Ancol
- Datang Subuh untuk masuk kawasan Ancol gratis pukul 03.30–04.20 WIB dan salat di Masjid Apung An-Nur.
- Pakai pakaian sopan, karena Masjid Apung An-Nur dan Klenteng Ancol masih dipakai beribadah.
- Minta izin sebelum memotret orang yang sedang beribadah.
- Bawa air minum, topi, dan payung karena pesisir panas saat siang.
- Cek ketentuan masuk terbaru di ancol.com sebelum berangkat.
Setelah Wisata Sejarah di Ancol
Masjid Apung An-Nur dan Klenteng Ancol berada di tepi laut, jadi waktu di antara kunjungan bisa diisi dengan bersantai di pantai dan mencoba tempat makan di kawasan Ancol.
Kawasan rekreasi Ancol Taman Impian sendiri mulai dibangun pada 1966 di masa Gubernur Ali Sadikin. Di dalam kawasan, berpindah tempat lebih mudah dengan bus wara wiri yang gratis dengan tiket masuk Ancol.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa wisata sejarah terbaru di Jakarta?
Masjid Apung An-Nur di Ancol, landmark terbaru di pesisir utara Jakarta yang diresmikan pada 16 Oktober 2026. Di kawasan yang sama ada Klenteng Ancol, yang disebut berdiri sejak sekitar 1650.
Apakah ada tempat bersejarah di Ancol?
Ada. Klenteng Ancol atau Vihara Bahtera Bhakti disebut berdiri sekitar 1650 dan menjadi salah satu jejak tertua di pesisir Jakarta Utara. Kawasan rekreasi Ancol Taman Impian sendiri mulai dibangun pada 1966.
Jam berapa bisa masuk Ancol untuk salat Subuh di Masjid Apung?
Pengunjung bisa masuk kawasan Ancol gratis pukul 03.30–04.20 WIB untuk salat Subuh di Masjid Apung An-Nur. Cek ketentuan terbaru di ancol.com sebelum datang.
Apakah wisata sejarah di Ancol cocok untuk anak?
Cocok. Anak bisa melihat masjid di atas laut, mengenal budaya Tionghoa di Klenteng Ancol, lalu bermain di pantai. Untuk rombongan sekolah, lihat juga rekomendasi tempat study tour di Jakarta.
Berapa lama waktu untuk wisata sejarah di Ancol?
Satu hari cukup. Mulai dengan salat Subuh di Masjid Apung An-Nur, mampir ke Klenteng Ancol di siang hari, lalu tutup dengan senja di Pantai Ancol.
Mulai Wisata Sejarah Jakarta dari Ancol
Wisata sejarah di Jakarta merangkum hampir lima abad perjalanan kota, dari pelabuhan Sunda Kelapa hingga lokasi pembacaan proklamasi. Yang terbaru ada di Ancol: Masjid Apung An-Nur di atas laut, dengan Klenteng Ancol yang berusia ratusan tahun di kawasan yang sama.
Mulai perjalanan dengan salat Subuh di Masjid Apung An-Nur dan tutup dengan senja di Pantai Ancol. Info tiket dan promo terbaru tersedia di ancol.com.