PRESS RELEASE
ANCOL EDUCAMP : “KETIKA ALAM DAN MANUSIA BERGANDENG TANGAN”
Jakarta 11 Februari 2009
Ancol Creative City 2009 menghadirkan berbagai variasi kegiatan, salah satunya adalah kegiatan cinta lingkungan yang dikembangkan dalam lifestyle atau melebur dalam kehidupan sehari-hari. Ancol Educamp, sebagai sarana camping ground mengembangkan wahana edukatif untuk memberikan kesempatan belajar dengan metode active learning tentang pengetahuan maritim, kehidupan dan konservasi biota laut, water rescue atau water survival, plasma nuftah dan beach care.
Ancol Educamp berdiri diatas lahan seluas 0,7 hektar, didalamnya terdapat Danau Buatan dan memiliki kapasitas untuk 150 orang peserta dengan 25 tenda. Fasilitas yang akan diperoleh di Educamp adalah kesempatan bagi peserta untuk menikmati sarana edutainment di Gelanggang Samudra.
Corporate Secretary PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Falaah K. Djafaar mengatakan alasan pengembangan Educamp ini adalah meneruskan generasi anak-anak Indonesia untuk melatih semangat nasionalisme dan cinta tanah air serta melatih semangat kebersamaan dan kemandirian. Pengembangan area ini akan menjadi kesatuan dengan sarana edukatif yang tersedia di Gelanggang Samudra, bahkan di kawasan Ancol Taman Impian seperti pengetahuan tentang plasma hutan. Kegiatan outbond pun turut menyertai pengalaman camping mereka menjadi memorable experience.
Sarana edutainment Samudera Camping Ground antara lain:
Maritime Knowledge
Gelanggang Samudra akan bekerja sama dengan para professional di bidang maritime knowledge, yang akan mengenalkan antara lain tekhnik penyelamatan di air atau water rescue, pengetahuan dan konservasi tentang tentang biota laut, dan juga pengetahuan tentang pasang surut air laut)
Plasma Nuftah
Pelajar diajak untuk melihat keanekaragaman flora, salah satunya adalah penanaman saat ini di Ancol terdapat 16 tumbuhan langka dan kedepannya direncanakan menjadi 30 tumbuhan langka.; Adapun tumbuhan langka yang saat ini dapat ditemukan di Gelanggang Samudra Ancol, antara lain : Sawo Kecik, Sawo Duren, Pohon Sosis dan lainnya.
Beach Care
Peserta camping akan diberikan kurikulum pembelajaran dengan metode active learning yang akan mendorong pesertanya agar memiliki jiwa mencintai pantai. Kurikulum ini juga mengajarkan bagaimana proses daur ulang sampah sampai pada kurikulm tentang pemeliharaan pantai. ***End.