BERITA

LOMBA REPLIKA WAHANA DUNIA FANTASI

Senin, 25 Mei 2009

Press Release

AJANG KREASI DAN IMAJINASI
LOMBA REPLIKA WAHANA DUNIA FANTASI
Diikuti oleh Siswa SD, SLTP, dan SLTA Seluruh Indonesia


Ancol – Jakarta, 23 Mei 2008
Ancol bekerja sama dengan Pusat Penelitian Fisika – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPF-LIPI), menyelenggarakan Kompetisi Pembuatan Replika Wahana Dunia Fantasi Berbasis Fisika untuk siswa SD, SLTP, dan SLTA. Kompetisi ini merupakan bagian dari Program Edutainment Ancol, yang diharapkan dapat merangsang kemampuan siswa untuk mengembangkan imaginasi, kreasi, dan inovasi antara lain di dalam bidang dalam bidang Teknologi, Matematika, dan Arsitektur.

Dari sejak pendaftaran lomba yang dibuka dari bulan Maret hingga awal Mei 2009, telah terpilih 75 tim yang telah mengajukan proposal rancangan replika wahana Dunia Fantasi hasil kreasi mereka dari berbagai sekolah di Indonesia, antara lain dari Papua, NTB, dan berbagai wilayah pulau nusantara.. Seluruh tim yang masing-masing terdiri dari maksimal 5 orang anggota ini kemudian kami undang untuk mengikuti kompetisi replika wahana Dunia Fantasi pada hari Sabtu, 23 Mei 2009 di Dunia Fantasi.

Dalam kompetisi ini, seluruh tim peserta akan mempresentasikan hasil karya replika yang telah mereka rancang, serta mendemontrasikan cara kerja replika wahana tersebut. Kualifikasi penilaian tim juri antara lain terdiri dari unsur originalitas, kreativitas, aplikasi ilmu terapan seperti penguasaan sains dan teknologi, pemahaman lebih detail mengenai cara kerja wahana (energi potensial, energi kinetik, konsep gesekan, kecepatan dan percepatan dll).

Kemampuan teknis presentasi, demonstrasi, serta inovasi desain replika pun akan menjadi faktor penentu dalam penilaian para juri dari PPF-LIPI dan Dunia Fantasi. Seluruh tim peserta akan bersaing untuk memperebutkan total hadiah Rp. 90.000.000,- untuk semua kategori.

Saat ini, terdapat 23 wahana di Dufan yang dapat dijadikan inspiratif peserta lomba; antara lain : Alap-alap/Mini Roller Coaster, Istana Boneka, Bianglala, Kora-kora, Gajah Bledug, Burung Tempur, Arum Jeram, Turangga-rangga, Ubanga-ubanga/Kiddies bumper car, Niagara-gara, Poci-poci, Ontang-anting, Ombang-ambing, Balada Kera, Ubanga-banga/Kiddies bumper car, Tornado, Kicir-kicir, Baku toki/ Bumper car, Perang bintang, Rajawali, Ontang-anting, Pontang-panting, dan Halilintar.

Selama kompetisi berlangsung, para pengunjung juga dapat menyaksikan kemampuan para peserta dalam merancang replika wahana Dunia Fantasi, sekaligus bisa mempelajari cara kerja wahana tersebut. Dengan demikian, pengunjung bisa ikut terinspirasi untuk berpikir kreatif. Hal ini sejalan dengan tujuan Dunia Fantasi sebagai wahana edutainment, yaitu wahana yang tidak hanya menyuguhkan hiburan semata, namun juga sarana belajar bagi siapapun yang mengunjunginya.

Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk., Bpk. Budi Karya Sumadi  mengatakan Ancol telah mengembangkan konsep Edutainment sebagai salah satu dari fokus Ancol Creative City, yaitu konsep pendidikan yang dipadukan dengan konsep hiburan, agar tercipta suatu suasana belajar yang lebih aplikatif, lebih fun, dan mudah untuk dipahami. (active learning). Edutainment ini pun menjadi sebuah realisasi dari dengan cita-cita manajemen yang mengiginkan agar pengunjung  Ancol, terutama generasi muda, mendapatkan sesuatu ilmu saat berkunjung ke Ancol.

Hadirnya edutainment ini menjadi warna tersendiri bagi unit-unit rekreasi Ancol, salah satunya adalah Pentas Prestasi di Dunia Fantasi. Pentas Prestasi ini adalah suatu contoh laboratorium kecil yang memamerkan karya dan kreasi anak-anak bangsa yang menjadi spinovator dalam bidang edukasi. Dengan memajang karya-karya mereka, manajemen Ancol berharap akan tumbuh spinovator-spinovator baru yang nantinya akan menjadi cikal bakal pemimpin bangsa. ****(end).