Gubernur Fauzi Bowo mengajak segenap pengunjung pantai Ancol Taman Indah untuk membersihkan pinggiran pantai. Ia pun ikut turun membersihkan kawasan Pantai Indah Carnaval Ancol, Sabtu (3/9/2011). Setelah berkeliling dengan kantong plastik sampah berukuran besar, Foke naik ke atas panggung.
Foke mengajak masyarakat untuk tetap mengusahakan budaya kebersihan sebagai bagian dari iman. Sebelumnya, dia sempat mengeluhkan bahwa di Ancol sudah tersedia cukup banyak tempat sampah. Namun, isinya kosong! Sampah justru banyak tersebar di jalanan atau di tepi pantai.
“Sebab kita punya tempat sampah hampir setiap sudut di sini. Bahkan setiap 10 meter ada tempat sampah di sini. Tapi coba Anda buka, kosong! Jadi kesadaran masyarakat sangat rendah. Dia lebih cenderung buang sampah sembarangan. Padahal kalau kita tanya, Anda lebih suka kebersihan atau yang kotor, jawabannya pasti tempat yang bersih. Tapi untuk membersihkan tempat di dekat mereka aja belum punya kesadaran yang cukup,” ungkapnya.
Foke mengaku sudah kesekian kalinya melakukan kampanye kebersihan di tempat umum setiap hari libur yang berdekatan dengan puncak hari raya. Edukasi ini, lanjutnya, penting untuk masyarakat. Foke menegaskan meski cara yang ditempuh kali ini memang menggunakan pendekatan uang sebagai imbalan mengumpulkan sampah, namun, yang paling penting adalah upaya untuk menggugah kesadaran akan lingkungan yang bersih.
“Kita mulai dari Ancol. Saya belum sempat ke kebun binatang. Tapi saya menyarankan kepada pengunjung kebun binatang juga untuk menjaga kebersihan. Mudah-mudahan dengan itu saya harap kota kita akan lebih bersih dan lebih tertata,” tandasnya.