Libur Lebaran adalah masa paling ramai bagi Ancol Taman Impian menerima pengunjung. Bahkan menurut data statistik pengunjung, kunjungan di libur Lebaran lebih ramai bila dibandingkan pada saat malam tahun baru.
Ribuan orang pun datang dari berbagai daerah, berbondong-bondong, dan rela mengantri panjang untuk menikmati beragam wahana tersedia seluruh area di Ancol Taman Impian seluas 550 hektar ini. Tentulah, masalah pengamanan dan penjagaan harus dilakukan ekstra oleh pihak Ancol .
Oleh karena itu, Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenbudpar Firmansyah Rahim, melakukan peninjauan langsung ke Ancol Taman Impian, Kamis, (25/8/2011). Kunjungan tersebut untuk memantau sejauh mana kesiapan Ancol menghadapi membeludaknya pengunjung saat libur Lebaran nanti.
“Pengamanan dan penjagaan di Ancol tentu harus lebih ditingkatkan. Saya juga akan selalu mengingatkan agar setiap wahana, seperti Dufan yang paling diminati pengunjung, harus memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sertifikasi dari setiap permainan yang ada, agar pengunjung tetap merasa aman dan nyaman saat rekreasi,” ungkapnya.
Menurut penuturan Manajer Dufan Ancol Taman Impian Wahyu, semua wahana permainan yang ada di Dufan, sudah memiliki sertifikasi dari ISO (International Standard Organization) versi 9001 sejak tahun 2008 lalu.
“Setiap harinya tim mekanik akan selalu melakukan regular checking, kemudian setiap permainan dilakukan dua kali trial, untuk memastikan segala sesuatu berjalan dengan sempurna. Hanya saja untuk pekan Lebaran ini wahana Tornado di Dufan tidak bisa beroperasi, karena ada beberapa komponen tertentu yang harus kita ganti dan menunggu sampai komponen itu ada dari luar negeri,” ujarnya.
Sedangkan dari sisi keamanan, pihak Ancol melakukan penambahan jumlah security dan jumlah karyawan insidental. Mereka juga bekerja sama dengan pihak kepolisian seperti mendirikan posko dan menyediakan 12 CCTV untuk memonitori setiap sudut keramaian.
Untuk kelancaran lalu lintas dan mengurangi kemacetan juga akan diberlakukan jalur searah. Sementara itu, pusat parkir akan difokuskan di arah utara Ancol yang mampu menampung hingga 5.000 kendaraan. Kemudahan akses juga diberikan oleh Ancol saat pekan lebaran ini.
“Ancol bekerja sama dengan Trans Jakarta Busway, untuk melakukan penambahan jam operasional pelayanan hingga pukul 22.00 WIB mulai tanggal 31 Agustus hingga 4 September 2011. Juga dengan PT. Kereta Api Indonesia untuk tetap melayani commuter line Ancol, wilayah Bekasi-Ancol-Tanjung Priuk,” ucap Departemen Corporate Plan Metty Sanders.