JAKARTA, Rabu - Dunia Fantasi (Dufan) Ancol, pada tahun ini akan memasuki usia 25 tahun. Di usianya yang ke-25 itu, Dufan terus menyuguhkan wahana-wahana baru kepada pengunjung.
"Setiap 6 bulan Dufan selalu memiliki wahana baru. Pada Juni yang lalu kami memberikan stunman show X Men, kemudian Desember kemarin Wolverine, lalu Januari ini kami menghadirkan Journey to the Centre of The Earth," kata Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto, di Jakarta, Rabu.
Dufan, taman bermain yang di setiap wahananya memiliki nilai edutainment, tidak hanya semata-mata tempat bermain tetapi juga tempat wisata belajar. "Setiap wahana di Dufan memiliki nilai edutainment, nilai yang mengajarkan ilmu sains yang sangat luas. Sambil bermain pengunjung bisa belajar, contohnya pada permain kora-kora yang menerapkan gaya mekanik, ontang-anting yang menerapkan gaya sentrifugal," kata Winarto.
Sejauh ini, Dufan telah menelan investasi sebesar 100 Miliar. Dalam perjalannya Dufan telah dikunjungi lebih dari 75 juta orang dengan jumlah 3 juta pengunjung rata-rata pertahun. "Pada tahun pertama Dufan berdiri, jumlah pengunjung kurang dari 1,5 juta orang," kata Winarto.
Di usianya ke-25 tahun, Dufan masih menpunyai banyak impian serta harapan yang ingin diwujudkan menjadi kenyataan. "Dufan yang sekarang ini masih jauh dari apa yang kami impikan. Kami berencana membangun lagi Dufan II yang akan dibangun di sebelah Utara Dufan sekarang, tepat di tepi laut. Memang masih dalam perencanaan tetapi pelan-pelan akan kami realisasikan," kata Winarto.
Dunia Fantasi merupakan theme park pertama yang dibangun di Indonesia, berdiri sejak tahun 1983 di atas lahan seluas 9,5 hektar dan mulai dioperasikan tanggal 29 Agustus 1985. "Dufan masuk kedalam skala makro, nasional bahkan pasar global. Oleh sebab itu kami terus mempelajari para pesaing kami dengan mengantisipasinya lewat wahana-wahana yang bernilai edutainment, yang mengajarkan nilai teknologi, seni, dan budaya," kata Winarto.